Pekalongan. Disini lah kota kelahiran dan saya dibesarkan. Dimana saya belajar tentang kehidupan, pertemanan, budaya, spiritual, pendidikan, kasih sayang, percintaan, dan lain-lain.
Di Pekalongan ini banyak sekali hal menarik, seperti makanan, tradisi dan budaya, tempat-tempat, dan kesenian.
MAKANAN
Makanan khas Pekalongan adalah megono, tauto, dan pindang tetel.
Megono, megono terbuat dari buah nangka yg dipotong kecil-kecil yg dimasak kemudian diberi bumbu khas Pekalongan. Harganya pun cukup murah, seribu sampai dua ribu juga sudah bisa dapat. Biasanya megono ini dibuat untuk lauk yang ditemani oleh nasi hangat, tempe tepung goreng, dan sambal terasi. Orang kalau ke Pekalongan belum makan ini ya belum lengkap rasanya. Ini nih gambarnya

Sedap kaaan? ;))
Nah kalau tauto itu semacam soto yang diberi tauco, tauco inilah yang membedakan dengan soto-soto lainnya. Harga soto tauto ini kisaran 6 ribu hingga 9 ribu, pas lah. Enaknya tuh kalau makan ini pas siang-siang dan minumnya es teh atau es jeruk, behhh seger mhez! Nih penampakan gambarnya
Yang ketiga ini nih pindang tetel. Sebetulnya makanan ini sejenis dengan soto juga, namun perbedaanya
adalah pada bumbu kuahnya yang diolah dengan menggunakan buah pucung
yang sudah masak dan dicampuri krupuk useg. Harganya lebih murah dengan tauto, sekitar 4 ribu hingga 6 ribu. Ini nih gambarnya
TRADISI DAN BUDAYA
Tradisi Khoul adalah tradisi berupa
upacara keagamaan untuk memperingati/mengenang jasa-jasa tokoh
agama/Kyai/Habib yang dilakukan oleh penerus dan atau pengikut tokoh
tersebut. Tradisi ini dilakukan setahun sekali.
Ada banyak khoul yang diselenggarakan
dan menarik banyak peziarah dari berbagai kota di sekitar Pekalongan.
Yang paling terkenal adalah Khoul untuk mengenang jasa- jasa Habib Akhmad bin Abdullah bin Tholib Al Athas, semasa hidupnya merintis penyebaran agama islam di Jawa, yang diselenggarakan setiap tanggal 14 Sya’ban (Ruwah) setiap tahun.
Tradisi Syawalan
Syawalan merupakan tradisi khas
masyarakat Pekalongan, yakni seminggu setelah hari raya Iedul Fitri
(Lebaran). Biasanya setelah lebaran, masyarakat Pekalongan melaksanakan
puasa sunah 6 hari. Oleh karena iitu, masyarakat Pekalongan baru
benar-benar merayakan lebaran setelah seminggu Lebaran, dengan berbagai
macam cara. Ada yang berwisata, berkunjung ke sanak saudara yang jauh,
dan sebagainya.
Ada satu tradisi syawalan yang terkenal
sampai ke luar daerah, bahkan mungkin sampai ke seluruh Indonesia
karena sudah sering diliput oleh televisi nasional, yakni pemotongan
kue lopis raksasa di Krapyak (disebut juga lopisan atau krapyakan).
Tradisi Lopisan di Pekalongan, Lopis raksasa yang pernah dibuat dan masuk rekor MURI sebagai lopis terbesar di Indonesia
Krapyakan / lopisan adalah tradisi masyarakat yang berada di
Pekalongan dan sekitarnya untuk menyaksikan pemotongan LOPIS RAKSASA
yang mempunyai ukuran diameter 150 cm, berat 185 kg dan tinggi 110 cm,
diselenggarakan 1 minggu setelah Hari Raya Idul Fitri. oleh Walikota /
Pejabat Muspida.
Asal muasal tradisi syawalan ini adalah
sebagai berikut, pada tanggal 8 Syawal masyarakat Krapyak berhari raya
kembali setelah berpuasa 6 hari, dalam kesempatan ini, mereka membuat
acara ‘open house’ menerima para tamu baik dari luar desa dan luar
kota. Hal ini diketahui oleh masyarakat diluar krapyak, sehingga
merekapun tidak mengadakan kunjungan silaturahmi pada hari-hari antara
tanggal 2 hingga 7 dalam bulan Syawal, melainkan berbondong-bondong
berkunjung pada tanggal 8 Syawal. Yang demikian ini berkembang luas,
bahkan meningkat terus dari masa ke masa sehingga terjadilah tradisi
Syawalan seperti sekarang ini.
Tradisi Syawalan yang rutin dilakukan
oleh masyarakat Kota Pekalongan ini sudah dimulai sejak 130-an tahun
yang lalu, tepatnya pada tahun 1855 M. Kali pertama yang mengelar
hajatan Syawalan ini adalah KH. Abdullah Sirodj yang merupakan
keturunan dari Kyai Bahu Rekso.
Upacara pemotongan lopis ini baru
dimulai sejak tahun 1956 oleh bapak Rohmat, kepala desa daerah tersebut
pada saat itu. Lopisan berasal dari kata lopis, yaitu sejenis makanan
spesifik Krapyak yang bahan bakunya terdiri dari ketan, yang memiliki
daya rekat luar biasa bila sudah direbus sampai masak benar.
Lopis memang mengandung suatu falsafah
tentang persatuan dan kesatuan yang merupakan sila ketiga dari Pancasila
kita. Betapa tidak, ia dibungkus dengan daun pisang, diikat dengan
tambang dan direbus selama empat hari tiga malam, sehingga tidak mungkin
lagi butir-butir ketan itu untuk bercerai berai kembali sebagaimana
semula.
Mengapa tidak dibungkus dengan plastik
atau bahan lain yang lebih praktis, sesuai dengan kecangihan masa kini ?
Pohon pisang tidak mau mati sebelum berbuah dan beranak yang banyak
atau dengan kata lain tak mau mati sebelum berjasa dan meninggalkan
generasi penerus sebagai penyambung estafet. Demikian mendalamnya
pemikiran sesepuh kita terdahulu. ( Sumber Kantor Pariwisata & Kebudayaan )
SIMTUDORROR
Merupakan kesenian tradisional yang bernafaskan Islam dengan menggunakan Rebana dan Jidor sebagai alat musiknya.
Kesenian ini beranggotakan antara
15 orang - 20 orang, dengan diiringi musik mereka melantunkan
puji-pujian atau sholawatan sebagai ungkapan syukur dan permohonan
keselamatan dunia dan akhiran pada Allah SWT. Kesenian ini biasa
digunakan pada saat pembukaan acara khajatan atau selamatan yang
diselenggarakan oleh warga masyarakat Kota Pekalongan yang terkenal
dengan ketaatannya dalam menjalankan perintah Agama. Sumber http://suryawisatapkl.blogspot.com/2010/09/kumpulan-seni-budaya-pekalonganjawa.html
TEMPAT
PANTAI PASIR KENCANA
Taman rekreasi dan hiburan Pantai
Wisata Pasir Kencana merupakan tempat bersantai sembari menghirup udara
pantai. Dengan perahu pasiar para pengunjung dapat menikmati keindahan
serta kesejukan Pantai Wisata Pasir Kencana serta cocok untuk rekreasi
bersampan dan memancing dengan perahu pesiar yang siap melayaninya.
Terletak
berbatasan dengan Tempat Pelelangan Ikan ( TPI ) yang terkenal dan
terbesar di Pantai Utara Jawa, dengan jarak tempuh 4,5 Km dari
Kota/Stasiun Kereta Api.
Pantai yang berdekatan dengan muara pelabuhan, di sini Pengunjung bisa
menyaksikan bermacam-macam kapal nelayan Tradisional maupun modern dari
segala bentuk serta arus keluar masuknya kapal. Sangat cocok dan
menyenangkan untuk rekreasi; bersampan dan memancing dengan perahu
pesiar yang siap melayani.
Tersedia fasilitas : Mainan anak-anak, panggung terbuka, areal parkir, Musholla, MCK dan mandi bilas.
Dapat
menyaksikan timbul dan terbenamnya matahari. Luas 3,5 Ha tidak jauh
dari Pantai Pasir Kencana, kira – kira sejauh 500 m kearah barat,
wisatawan dapat menikmati hidangan ikan bakar di Rumah Makan Pantai
Sari atau Rumah Makan Wiroto, sambil menikmati suasana gelombang air
laut dan semilirnya angin pantai. Masih ada potensi Pantai Pasir
Kencana kearah barat, yaitu terdapat Krematorium, Pura dan tambak. Pada
hari libur sekitar kawasan ini juga merupakan kawasan pariwisata yang
banyak dikunjungi.
Pantai Slamaran Indah
Obyek
wisata SLAMARAN INDAH merupakan Daerah pesisir yang bisa memberikan
rasa sejuk dan nyaman. Dengan legenda DEWI LANJAR sebagai RATU PANTAI
UTARA Pekalongan, konon memiliki paras yang cantik jelita tiada
bandingan.
Terletak
disebelah timur Pantai Pasir Kencana dibatasi oleh muara Pelabuhan
Perikanan Nusantara Pekalongan (PPNP); dapat dicapai lewat muara
pelabuhan dengan perahu pesiar dan lewat darat 5 Km dari kota/terminal
bus.
Mataram
Mataram adalah tempat para anak muda nongkrong, biasanya kalau malam minggu tempat ini ramai di penuhi orang-orang nongkrong, muda-mudi yg memadu kasih, komunitas-komunitas, dan kedai. Dan kalau hari minggu tempat ini juga sangat ramai, banyak orang yg olahraga, seperti jogging, sepatu roda, main sepeda, dan ada juga seperti pasar dadakan.
Pagilaran
Kalau
di Jakarta ada Puncak sebagai tempat istirahat dan wisata maka warga
seputaran Pekalongan
mengenal Pagilaran Kab. Batang sebagai tempat
wisata Agro paling menarik.
AGROWISATA KEBUN TEH PAGILARAN
Lokasi : Pagilaran, Kec. Blado, Kab. Batang 51272 - Telp. (0285) 414030
FASILITAS
Akomodasi
berupa 3 buah wisma kapasitas 100 orang dengan tarif antara Rp.
60.000,- sampai Rp. 80.000,- per malam, dan 2 Homestay kapasitas 20
orang dilengkapi fasilitas air panas dengan tarif Rp. 250.000,- per
malam. Ruang rapat/sidang dengan kapasitas 50 orang dan gedung pertemuan
berkapasitas 500 orang
Tersedia lapangan
olah raga tenis, badminton, sepak bola, volly ball, bilyard dan
lain-lain. Transportasi keliling kebun Pagilaran berikut pemandu lokal.
Menikmati kesenian khas Pagilaran, seperti lengger tradisional, lengger
kreasi baru, Kuntulan, Kuda Lumping, Karaoke dan lain-lain. Melayani
paket-paket wisata pendidikan, konvensi, rekreasi, hikking, trekking,
camping, arisan, pesta, syukuran dll.
Menyediakan arena wisata minat khusus, seperti sepeda gunung, tebang layang, kunjungan ilmiah dll.
APA YANG MENJADIKAN KEBUN PAGILARAN MENARIK?
- Pemandangan dan pesona hamparan kebun teh di pegunungan dengan ketinggian 1.000 sampai 1.500 meter dpt.
- Melihat proses pembuatan teh mulai dari pemetikan, pengolahan sampai pengepakan di pabrik
- Anda dapat menikmati paket tea walk bersama
instansi, sekolah, organisasi ataupun perusahaan anda, dengan
berolah raga santai sambil menghirup udara sejuk dan segar
- Menikmati matahari terbit dan tenggelam di cakrawala
- Lingkungan pertamanan yang sehat, alami dan segar, jauh dari kebisingan dan polusi. Suhu kebun 15 0 - 18 0 C pada malam hari, 21 0 - 25 0 C pada siang hari.
- Air
terjun/Curung Binorong dan Curung Kembar, dengan pemandangan di
sekitarnya yang indah dan alami, dan hamparan kebun teh dan kebun
cengkeh sepanjang lereng pegunungan
- Obyek peninggalan sejarah seperti rumah peninggalan Belanda, Kopel, Kerata Gantung, Bak Air Sijegang dll.
BAGAIMANA MENCAPAI KEBUN ?
- Dengan Kendaraan Umum dari Batang - Bandar - Blado - Pagilaran
- Kendaraan Pribadi ataupun kendaraan khusus (tour wisata ASITA) dari Yogyakarta lewat Temanggung memakan waktu + 3,5 jam, dari Semarang lewat Sukorejo + 2,5 jam dan dari Solo + 4,5 jam. Sumber http://www.grosirpekalongan.blogspot.com/2008/12/info-agrowisata-kebun-teh-pagilaran.html
KESENIAN
Pekalongan memiliki kesenian yg cukup banyak, beberapa diantaranya yaitu Tari Sintren dan Batik.
TARI SINTREN
Sintren adalah kesenian tradisional
masyarakat Pekalongan dan sekitarnya, Sintren adalah sebuah tarian yang
berbau mistis/magis yang bersumber dari cerita cinta
kasih Sulasih dan Sulandono. Tersebut dalam kisah bahwa Sulandono
adalah putra Ki Baurekso hasil perkawinannya dengan Dewi Rantamsari.
Raden Sulandono memadu kasih dengan Sulasih seorang putri dari Desa Kalisalak, namun hubungan asmara
tersebut tidak mendapat restu dari Kir Baurekso, akhirnya R. Sulandono
pergi bertapa dan Sulasih memilih menjadi penari. Meskipun demikian
pertemuan diantara keduanya masih terus berlangsung melalui alam goib.
Pertemuan tersebut diatur oleh Dewi Rantamsari memasukkan roh bidadari
ketubuh Sulasih, pada saat itu pula R. Sulandono yang sedang bertapa
dipanggil roh ibunya untuk menemui Sulasih dan terjadilah pertemuan
diantara Sulasih dan R. Sulandono. Sejak saat itulah setiap diadakan
pertunjukan sintren sang penari pasti dimasuki roh bidadari oleh
pawangnya, dengan catatan bahwa hal tersebut dilakukan apabila sang
penari betul-betul masih dalam keadaan suci (perawan). Sintren
diperankan seorang gadis yang masih suci, dibantu oleh pawangnya dan
diiringi gending 6 orang sesuai Pengembangan tari sintren sebagai
hiburan budaya maka dilengkapi dengan penari pendamping dan bador
(lawak).
Didalam permainan kesenian rakyat pun Dewi Lanjar berpengaruh
antara
lain dalam permainan Sintren, Si pawang (dalang) sering mengundang Rokh
Dewi Lanjar untuk masuk ke dalam permainan Sintren. Bilamana hal itu
dapat berhasil maka pemain Sintren akan kelihatan lebih cantik dan dalam
membawakan tarian lebih lincah dan mempesonakan.
BATIK
Siapa yang tidak tau batik? Seluruh rakyat Indonesia pasti tau dan memiliki batik, entah itu baju, rok, gaun, kebaya, taplak meja, spring bed, dan masih banyak lagi. Pekalongan adalah salah satu kota batik di Indonesia, ini sangat membanggakan menjadi warga kota Pekalongan. Bahkan Pekalongan juga mempunyai slogan "World's City of Batik" atau Kota Batik Dunia. Di Pekalongan banyak sekali toko maupun grosir jualan batik, salah satunya yang terkenal adalah grosir batik Setono dan IBC (International Batik Center). Di Pekalongan juga ada karnaval Batik yang diselenggarakan setahun sekali, nama karnaval ini adalah PBI (Pekan Batik Internasional). Pekalongan juga ada museum batik yang diresmikan secara langsung oleh Presiden SBY, di museum ini kita juga bisa belajar membatik. Beginilah kumpulan foto-foto

Disamping ini adalah gambar batik jlamprang, motif khas Pekalongan

Disamping ini adalah foto dari Museum Batik Pekalongan

ini adalah peresmian yg diresmikan langsung oleh Presiden SBY

Ketika Ibu Ani dan Pak Basyir (walikota Pekalongan) sedang berada di museum batik

Ini adalah lapangan jatayu yang berada di depan museum batik dan ada tulisan BATIK di pinggir lapangan

Foto ini adalah saat Karnaval Pekan Batik Internasional diselenggarakan
LINK UMM :
http://www.umm.ac.id/
LINK Teman :
http://anggaalt7.blogspot.com/
http://indiwidiarsih.blogspot.com/
http://nikenkenda.blogspot.com/
http://aprisetyo05.blogspot.com/
http://kongashifu.blogspot.com/